Ahok: Saya Kurang Suka Alkitab di Gadget

JAKARTA, NTTONE.COM — Orang Kristen makin banyak jarang membaca Alkitab, meskipun di gadgetnya tersimpan Alkitab elektronik. Alkitab di gadget kebanyakan dibaca ketika ada acara kebaktian atau persekutuan, tetapi dibaca untuk kebutuhan pribadi sebagai kerinduan akan Firman Tuhan mungkin hanya sebagian kecil pengikut setia Tuhan.

Bagaimana dengan Ahok? Ahok mengatakan bahwa ia kurang suka Alkitab di gadget. Mengapa? Berikut kesaksian Ahok sebagai pengikut Kristus:

“Pegangan utama saya dalam menjalankan tugas saat ini hanyalah konstitusi, namun Nilai Hidup saya standarnya adalah Firman Tuhan. Saya katakan bahwa apabila seorang hamba Tuhan terbukti bersalah, saya tidak akan membelanya, tetapi membiarkannya melewati proses hukum. Saya tidak takut mati demi konstitusi.”

Pesan saya kepada isteri saya, ”Kalaupun saya mati, tuliskan pada batu nisan kutipan dari Filipi 1:21 yaitu “Mati adalah keuntungan.” Lho koq begitu, mengapa tidak ditulis secara lengkap?

Untuk kalimat: ”Karena bagiku hidup adalah Kristus…” sengaja tidak mau saya cantumkan pada batu nisan kuburan, karena saya belum sepenuhnya mempraktekkan bagian dari ayat itu.”

“Saya selalu membawa segala pergumulan ke dalam doa terlebih dahulu. Sebelum saya bicara, saya sudah cek hati saya, apakah itu untuk kepentingan pribadi atau bukan? Saya selalu minta Tuhan untuk selidiki hati saya, apakah itu untuk mengusahakan kesejahteraan orang lain atau belum? Saya suka curhat dengan Tuhan. Dalam Yesaya 42 juga menyatakan bahwa kamu harus bring justice (membawa keadilan).”

“Menurut saya, duduk diam di kaki Yesus adalah saat-saat paling berharga dalam hidup ini. Saya suka bangun pagi-pagi jam 4:30 dan malam sebelum tidur untuk saat teduh.”

“Kalau dulu mau pelayanan jam 6.00 pagi, saya bangun jam 4.00 pagi. Hari Minggu harus bangun lebih pagi. Gereja harus melatih jemaat untuk memiliki hubungan intim dengan TuhanYesus. Pemimpin gereja harus membawa jemaat sampai mereka keranjingan baca Firman Tuhan. Kalau sudah begitu, Anda ke manapun akan membawa Alkitab.”

“Dalam setahun, pasti saya selesai membaca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu. Apabila saya sudah membaca Alkitab sampai habis selama 5 kali, saya pasti mengganti Alkitab tersebut karena banyak catatan-catatan yang menumpuk di setiap halamannya.”

“Saya kurang suka Alkitab di gadget karena tidak bisa langsung ditulis berdekatan dengan ayat-ayat seperti di Alkitab biasa. Saya sangat menghargai rhema dari Tuhan. Pertemuan pribadi dengan Tuhan merupakan hal terindah bagi saya.”

“Saya selalu menyempatkan diri untuk sharing bersama istri dan anak-anak tentang Firman Tuhan.

 

Saya selalu menekankan agar anak2 hrs bertemu secara pribadi dgn Tuhan. Saya akan terus memperingati anak-anak dan isteri untuk selalu bergantung dan membangun hubungan intim dengan Tuhan.”

“Saya mendidik anak-anak agar mereka selalu memandang Tuhan. Yang paling penting, di saat anak saya memiliki pergumulan, ia harus mengalami pertemuan sendiri dengan Tuhan Yesus, itulah yang saya ajarkan kepada mereka. Bahkan, anak saya yang perempuan sudah habis membaca Alkitab sejak SMP. Saya harus yakinkan dia bahwa bapakmu sekarang, bisa bertahan karena Tuhan. Kalau suatu hari bapakmu tidak ada pun, Tuhan tidak pernah salah. Bapakmu tidak bisa menolongmu untuk menghadapi pergumulanmu. Lebih penting temui Tuhan.”

Itulah sekilas kesaksian Ahok. Semoga mnjadi berkat buat kita semua.

(Dari Wawancara Majalah Integrity) 

Related Posts
Pemuda Tidak Hanya Tiang dan Tembok Gereja
KUPANG, NTTONE.COM — "Dengan terbentuknya badan pengurus pemuda, kami memikirkan bagaimana pemuda ke depan, memberdayakan pemuda untuk maju. Pemuda tidak hanya tiang dan tembok gereja tetapi juga menjadi harapan bangsa. Kami akan ...
READ MORE
Ketika Perempuan Berkerudung Muslim dan Kristiani Menyerukan Persahabatan dan Toleransi
SEMARANG, NTTONE.COM — Persahabatan bisa terjalin tanpa mengenal ras, suku, agama, dan usia. Mungkin inilah yang tersirat dari kisah persahabatan Suster Atanasia dan sejumlah guru-guru Muslim di Taman Kanak-Kanak Kucica ...
READ MORE
Musdah Mulia: Sekolah Islam Harus Dikurang Agar Terorisme Tidak Berkembang
JAKARTA, NTTONE.COM — Musdah Mulia Politikus asal PDIP dan juga salah satu tokoh JIL tersebut menyatakan dan kembali mengeluarkan gagasan yang kontroversial. Jika pendidikan Islam dan sekolah Islam di Indonesia ...
READ MORE
2 Tahun Selidiki Kebangkitan Yesus, Ateis Ini Jadi Kristen
NTTONE.COM — Lelaki berlatar belakang wartawan ini adalah seorang ateis, namun mengambil keputusan memulai proyek menyelidiki kebangkitan Yesus. Namanya adalah Lee Strobel. Dia melakukan itu bukan karena rasa ingin tahunya, tetapi ...
READ MORE
Pendeta di Kupang Kembangkan Rempah Pengawet Mayat
KUPANG, NTTONE.COM — Pendeta Octovina Metboki Nalle, S.Th, bersama jemaat Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) Pniel Manutapen, Kota Kupang mengembangkan rempah-rempah menjadi ramuan pengawet mayat atau jenazah. Rempah-rempah ini bisa digunakan ...
READ MORE
Makin Brutal ISIS, Makin Banyak Orang Irak Ikut Kristus
NTTONE.COM — Melihat tindakan-tindakan mengerikan kelompok militan Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS/Islamic State of Iraq and Syria) ribuan warga Irak Utara memilih menjadi pengikut Kristus. Seorang pemimpin pelayanan Kristen ...
READ MORE
Warga Naikolan Merayakan Bersama Natal, Maulid Nabi, dan Galungan
KUPANG, NTTONE.COM — Warga Kelurahan Naikolan merayakan Natal, Perayaan Maulid Nabi dan Galungan secara bersama sama di gereja Bukit Sinai Naikolan, Kamis (7/1/2016). Perayaan ini juga dihadiri Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, ...
READ MORE
Paus Fransiskus Terbitkan Panduan Keluarga Soal Cinta
VATIKAN, NTTONE.COM — Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Paus Fransiskus, Jumat (8/4/2016), merilis panduan baru dalam rupa dokumen tentang kehidupan keluarga. Gereja diminta lebih memahami kenyataan modern. Surat apostolik bertajuk Amor ...
READ MORE
NTT Bingkai Kerukunan
KUPANG, NTTONE.COM — Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, mewakili pemerintah dan rakyat Nusa Tenggara Timur (NTT), mendapat trofi kerukunan umat beragama sebagai juara pertama tingkat nasional. Penganugerahan trofi kerukunan umat beragama ...
READ MORE
GMIT TTU Bangun Museum Religi
NTTONE.COM — Gereja Masehi Injili Timor (GMIT) TTU, hadir sejak 6 Juni 1917. Yang dibawah oleh Pendeta Krayer Van Aalst sejak tahun 1917 hingga tahun 1923 kemudian dilanjutkan oleh Pendeta ...
READ MORE
Pemuda Tidak Hanya Tiang dan Tembok Gereja
Ketika Perempuan Berkerudung Muslim dan Kristiani Menyerukan Persahabatan
Musdah Mulia: Sekolah Islam Harus Dikurang Agar Terorisme
2 Tahun Selidiki Kebangkitan Yesus, Ateis Ini Jadi
Pendeta di Kupang Kembangkan Rempah Pengawet Mayat
Makin Brutal ISIS, Makin Banyak Orang Irak Ikut
Warga Naikolan Merayakan Bersama Natal, Maulid Nabi, dan
Paus Fransiskus Terbitkan Panduan Keluarga Soal Cinta
NTT Bingkai Kerukunan
GMIT TTU Bangun Museum Religi

© 2016, www.nttone.com. All rights reserved.

NTTOne.com (6)

6 Responses to Ahok: Saya Kurang Suka Alkitab di Gadget

  1. elise natalin panjaitan says:

    luar biasa pak Ahok…. bisa menginspirasi byk org

  2. Salut buat Bapak yang Satu ini sunggu Luar Biasa Pantasan tidak ada takutnya maju terus jangan gentar salam

  3. Rita silalahi says:

    Semakin dibabat semakin merambat adalah motto orang kristen, semangat pak demi bangsa dan mengandalkan Tuhan.

  4. Juliana Aruan says:

    menang bersama Tuhan Yesus Pak Ahok…amin…

  5. EKA FEBRIANI says:

    Contoh yg baik, buang yg buruk..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Facebook (0)

G Plus (0)